Kisah-Kisah Foresight
KESAN PESAN MENJADI MAHASISWA TELKOM
Kesan saya menjadi mahasiswa telkom jujur senang dan kaget. Saya senang karena memang tujuan saya awalnya ingin berkuliah dibandung, dan saya dapat berkuliah di universitas swasta terbaik di indonesia. Ya walaupun saya tidak dapat masuk PTN, tetapi saya yakin sukses atau tidaknya seseorang bukan dimana dia menuntut ilmu tetapi dari pribadi individu tersebut. Saya juga amat bersyukur bisa masuk jurusan teknik industri karena jurusan ini sudah saya targetkan dari saya mulai masuk SMA, ditambah yang membuat saya lebih bersyukur lagi teman-teman beserta kakak-kakak di teknik industri ramah dan membuat nuansa nyaman di saya. Dan yang membuat saya kaget ketika menjadi mahasiswa telkom, seperti mahasiswa-mahasiswa lain yang baru memajuki jenjang perguruan tinggi. Saya cukup kaget dengan tugas, jadwal, dan metode perkuliahan yang ada. Tetapi saya mencoba berusaha agar dapat beradaptasi secepatnya di telkom. Saya juga berharap dan berdoa agar teman-teman angkatan dan kakak-kakak dapat tetap mempertahankan kesolidaritasan kita, aamiin.
Tantangan saya adalah masalah waktu. Jujur saya buruk dalam mengatur waktu, jadi banyak waktu yang terbuang sia-sia dan pekerjaan yang harusnya diprioritaskan menjadi di nomor dua kan yang membuat masalah di nilai perkulihan saya dan hal-hal lain.
KISAH-KISAH FORESIGHT
Banyak kisah yang terukir diingatan saya, tetapi yang paling berkesan adalah saat arak-arakan. Dimulai dari berkumpul hingga jalan ke GKU untuk menyambut wisudawan-wisudawati yang telah lulus, ya walaupun hujan desar melanda dikala sedang arak-arakkan, tetapi itu tidak memadamkan semangat kami. Semangat, kekompakan, solidaritas, kekeluargaan, dan hal positif lain adalah hal yang bisa saya gambarkan untuk kegiatan arak-arakan ini. Sungguh kisah yang membuat semangat meningkat ketika diingat kembali.
Komentar
Posting Komentar